Bambu dalam Sejarah Nusantaraku

Sejarah memang milik orang yang berkuasa. tergantung siapa yang berkuasa mereka dapat menggoreskan sejarah di alam ini.
Sejarah adalah bukan tentang konteks masa lalu namun tentang kehidupan kekinian. Dinamika masyarakat
yang membuat suatu bentuk atau cara yang menjadi turun temurun dari zaman ke zaman.
Kata seorang filosof heideger rdalam konsep hermeneutik, hidup adalah proses membuat sejarah,dan itu adalah plural.
Mengapa disebut nenek moyang bukan kakek moyang atau ada ibu pertiwi bukan bapak pertowo ? itu adalah masalah bagaimana
manusia menyikapi tentang sesuatu dan itu turun temurun sampai istilah itu sampai di zaman kita, lalu siapa yang mengistilahkan
itu pertama kali? sempatkah anda mengfikirkan itu ? atau siapa orang pertama kali yang mendesain bentuk pintu, rumah, gelas, topi ?
Yang kesemua itu dinamis semakin lama semakin diperbarui.

Begitu pun juga manusia menciptakan bentuk rumah tinggal mereka. Orang jaman dahulu banyak bergantung dengan alam sehingga
membuat bangunan pun disesuaikan dengan bahan di sekitarnya juga kondisi alam di sekitarnya. Seperti bangunan suku sunda pada jaman
dahulu ini yang disebut suhunan julang ngapak. Itu adalah salah satu bentuk bangunan di suku sunda. Bangunan ini menggunakan bambu karena melihat
teritorial daerah ini yang banyak bambu.Prabu Siliwangi, Raja Padjajaran mempercayai bambu akan meningkatkan taraf kehidupanmu. bambu adalah
tumbuhan yang mempunyai nilai fungsi yang tinggi juga dari segi artistik pun bambu sangat indah. Indah memang sudut estetis rasa dan terbukti
secara rasio masyarakat bukan orang sunda pun menggunakan bambu untuk menghias pekarangan. interior dan sebagainya Terbukti bambu adalah tanaman
yang unik.

saya sendiri mengakui bahwa peradaban jaman dahulu lebih canggih dibanding jaman sekarang. Nenek moyang kita selalu berdialektika dengan alam untuk membuat
dan memutuskan sesuatu. ada konsep Lingga dan Yoni ada konsep air dan api, siang dan malam. simbolisasi ini pun tampak juga dalam bentuk bangunan entah rumah ataupun candi.
Ada simbol maskulin dan feminim. Mari coba kita amati bangunan klasik di daerah kita masing-masing. Lingga mempunyai kecenderungan berbentuk menjulang keatas yang bisa bermakna
Ketauhidan, ketuhanan, sifat maskulin. Berbeda dengan simbol Yoni berbentuk meluas, menyamping atau horizontal yang mempunyai makna me-manusia, tolong menolong, hunungan dengan sesama
, dan bersifat feminim. Keduanya mempunyai manifestasi keseimbangan.

Nenek moyang kita selalu melibatkan ranah batin dalam segala sesuatunya dan seperti bentuk bangunan tersebut adalah wujud dari doa yang dibendakan.
Dari segi fisik sudah jelas bambu kuat karena elastis, orang dulu mempunyai ilmu “titen” atau mempunyai kepekaan tentang musim sehingga waktu menebang bambu pun ada hitungan hari tertentu
yang baik.Suhunan Julang ngapak ini seharusnya harus dilestarikan, mungkin dari cucu kita nanti hal-hal kecil seperti bangunan klasik, benda klasik sudah terjadi misskomunikasi lagi, benang merah sudah putus.
bangunan Seperti suhunan julang ngapak adalah salah satu contoh dan masih banyak lagi bangunan klasik di daerah lain di Nusantara.

Dan dari Zaman nenek moyang sampai jaman yang katanya modern ini masih mengakui bambu adalah tanaman unik dan fungsional.
Sedikit dari saya🙂
Avan Lintang

Bambu di sunda masalalu

Bambu di sunda masalalu

554928_3393603842027_1191236226_n 558229_3393533600271_693920177_n 165934_3393533160260_896764800_n 293701_3393599001906_1655525652_n 315306_3393531880228_1517235906_n 376713_3393602241987_404473208_n 428836_3393532360240_120049692_n 528934_3393528720149_1088369136_n 487756_3393532840252_751501991_n

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s