Bamboo di Taman Nasional Baluran Situbondo

Ini adalah perjalanan panjang kami, pertama kalinya ini kami menuju tanah situbobondo perbatasan banyuwangi tepatnya di dusun wonorejo. Kami melakukan survey disana, hampir ketinggalan kereta Sri tanjung . Naik kereta adalah suatu keasikan tersendiri buat saya karena selain kelas saya kelas ekonomi juga saya sangat menikmati budaya-budaya di dalamnya seperti pedagang asongan. Saya mengamati keunikan budaya yang beragam disini, dari jogja , magetan, ngawi, nganjuk, jombang, saya mengamati terutama tentang bahasa. inilah sedikit cerita tentang kereta ekonomi.😀

Saya transit dahulu ke surabaya bertemu dengan klien kami, Bapak Agung Nirwono. Kami berangkat bersama jam 4 pagi dari surabaya menuju Situbondo dan jam 10 pagi baru sampailah kami di area Taman Nasional Baluran. Hal -hal yang perlu kami perhatikan ketika orientasi medan yaitu :

1. Jenis tanah

2. Temperatur suhu rata-rata di lokasi

3. Kondisi cuaca

4. sumber air dan listrik

5. Logistik – material, toko besi, termasuk warung makan.

6. Kultur masyarakat IMG-20130519-00684

Sebelumnya pak Agung Nirwono memang sudah membangun bangunan bambu disana namun kurang puas dengan hasilnya karena kami menilai juga dari segi kerapian dan keamanan kurang.

Enggel yang sangat bagus disini, gunung agung bali, gunung ijen terlihat dari sini. Pematang sawah hijau yang asri sungguh sangat mendamaikan hati dan menambah syukur kami kepada nikmat ciptaan-Nya.

IMG-20130519-00680  IMG-20130519-00685 IMG-20130519-00696 IMG-20130519-00698 IMG-20130519-00699 IMG-20130519-00677 IMG-20130519-00678

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s